Sabtu, 04 Juni 2016

KISAH SEORANG PEMUDA MENCARI ILMU AGAMA


Ada seorang pemuda yang lama menjalani pendidikan di luar negeri namun tidak pernah belajar agama Islam, kini kembali ke tanah air. Sesampainya di rumah ia diminta kedua orangtuanya untuk belajar agama Islam, namun ia memberi syarat agar dicarikan guru agama yang bisa menjawab 3 pertanyaan yang selama ini mengganjal dihatinya. Akhirnya orang tua pemuda itu mendapatkan orang tersebut, seorang kyai dari pinggiran kota.

Pemuda  : ”Anda siapa dan apakah bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan saya?”
Kyai       : ”Saya hamba Allah dan dengan izin-Nya saya akan menjawab pertanyaan anda.”
Pemuda  : ”Anda yakin? Sedangkan Profesor di Amerika dan banyak orang yang pintar tidak  
                  mampu menjawab pertanyaan saya.”Kyai : ”Saya akan mencoba sejauh kemampuan
                  saya.”
Pemuda : ”Saya ada 3 pertanyaan:
  1. Kalau memang Tuhan itu ada, tunjukkan wujud Tuhan kepada saya
  2. Kalau memang benar ada takdir, tunjukkan takdir itu pada saya !
  3. Kalau syaitan diciptakan dari api kenapa dimasukan ke neraka yang dibuat dari api, tentu tidak menyakitkan buat syaitan. Sebab mereka memiliki unsur yang sama. Apakah Tuhan tidak pernah berfikir sejauh itu?”
Tiba-tiba kyai tersebut menampar pipi pemuda tadi dengan keras.
Pemuda  : (sambil menahan sakit) ”Hei ! Kenapa anda marah kepada saya?”
Kyai       : ”Saya tidak marah… Tamparan itu adalah jawaban saya atas 3 pertanyaan yang 
                   anda ajukan kepada saya.”
Pemuda : ”Saya sungguh-sungguh tidak mengerti.” Kyai : ”Bagaimana rasanya tamparan saya?”
Pemuda : ”Tentu saja saya merasakan sakit.”
Kyai      : ”Jadi anda percaya bahwa sakit itu ada?”
Pemuda : ”Ya!”
Kyai      : ”Tunjukan pada saya wujud sakit itu!”
Pemuda : ”Saya tidak bisa.”
Kyai      : ”Itulah jawaban pertanyaan pertama…kita semua merasakan kewujudan Tuhan tanpa
                 mampu melihat wujudnya.”
Kyai       : ”Apakah tadi malam anda bermimpi akan ditampar oleh saya?”
Pemuda  : ”Tidak.
Kyai       : ”Apakah pernah terfikir oleh anda akan menerima tamparan dari saya hari ini?”
Pemuda  : ”Tidak.”
Kyai       : ”Itulah yang dinamakan takdir.”
Kiyai      : ”Terbuat dari apa tangan yang saya gunakan untuk menampar anda?”
Pemuda  : “Kulit.”
Kyai       : “Terbuat dari apa pipi anda?”
Pemuda  : “Kulit.”
Kyai       : “Bagaimana rasanya tamparan saya?”
Pemuda : “Sakit.”
Kyai : “Walaupun syaitan dijadikan dari api dan neraka juga terbuat dari api, jika Tuhan menghendaki maka neraka akan menjadi tempat yang menyakitkan untuk syaitan. Semoga kita bukan termasuk orang-orang yang ditempatkan bersama syaitan di neraka..”

Pemuda itu langsung tertunduk dan memeluk kyai tersebut sambil memohonnya untuk mengajarkan Islam lebih banyak lagi.

Jumat, 06 Mei 2016

MAHASISWA IS AGENT OF CHANGE

Mahasiswa, satu kata yang menarik dari gabungan kata tersebut adalah kata "Maha" yang artinya besar

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/conansaputra/mahasiswa-sebagai-agen-perubahan-agent-of-change_54f97a0fa33311f4548b47a8
 Hasil gambar untuk gambar mahasiswa adalah agent of change
Mahasiswa adalah satu kata yang menarik, dari gabungan kata tersebut terdapat kata "Maha" yang artinya besar. Jika diartikna secara keseluruhan mengandung makna bahwa mahasiswa adlah seorang pelajar yang sudah besar atau dewasa baik dari segi pemikiran maupun tekad untuk memanfaatkan ilmunya agar berguna untuk kemaslahatan umat di muka bumi ini.
Untuk menjalakan peran seorang mahasiswa tidaklah mudah, mereka harus menyisihkan waktu luang dan waktu bermain untuk meningkatkan aktualisasi diri, karena metode pembelajaran sudah tidak sama lagi dengan siswa sekolah pada umumnya " jika seorang siswa diberi nasi untuk memakannya, sedangkan seorang mahasiswa diberi padi lalu disuruh memikirkan satu cara dan alternatif agar padi tersebut bisa dimakan" seperti itulah analoginya
Mahasiswa, satu kata yang menarik dari gabungan kata tersebut adalah kata "Maha" yang artinya besar

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/conansaputra/mahasiswa-sebagai-agen-perubahan-agent-of-change_54f97a0fa33311f4548b47a8
Mahasiswa diidentikkan sebagai agent of change. Kata-kata perubahan selalunya menempel dengan erat sebagai identitas para mahasiswa yang juga dikenal sebagai kaum intelektualitas muda. Dari mahasiswalah ditumpukan besarnya harapan untuk perubahan dan pembaharuan dalam berbagai bidang yang ada di negeri ini. Tugasnyalah melaksanakan dan merealisasikan perubahan positif, sehingga kemajuan di dalam sebuah negeri bisa tercapai dengan membanggakan.

Kekuatan yang dimiliki mahasiswa untuk melakukan suatu perubahan sangatlah besar sehingga tak bisa dipungkiri memang mahasiswa memiliki peranan penting dalam perubahan. Berbagai peristiwa besar di dunia pun juga identik dengan peran mahasiswa di dalamnya, 
Namun, kondisi mahasiswa dewasa ini sangat mengkhawatirkan, tidak sedikit mahasiswa yang menjadikan kuliah sebagai ajang untuk bersenang-senang, berfoya-foya dan lain sebagainya bukan sebagai ajang untuk mengoptimalkan kemampuan intelektual dan pengembangan diri. Mengapa hal ini bisa terjadi? Hal ini disebabkan ketidakmampuan mahasiswa dalam memfilterisasi pengaruh dari budaya asing yang menganut paham hedonisme di tambah lagi tidak adanya rasa prihatin mahasiswa terhadap lingkungan, artinya seandainya saja mahasiswa dapat melihat betapa banyak orang-orang yang sangat menginginkan untuk melanjutkan studinya tetapi tidak memiliki kesempatan untuk itu di lingkungannya, pasti rasa untuk mengikuti perkuliahan dengan baik sangatlah mungkin terjadi, sehingga akan muncul mahasiswa-mahasiswa yang memiliki dan mampu mengembangkan kemampuan intelektualnya untuk menjadi agent of change. 

Sadar atau tidak, telah banyak pembodohan dan ketidakadilan yang dilakukan oleh para penguasa  bangsa ini. Sebagai mahasiswa seharusnya berpikir untuk mengembalikan dan mengubah semua itu. Perubahan menuju kearah yang positif dan tidak menghilangkan jati diri kita sebagai mahasiswa dan Bangsa Indonesia. Namun untuk mengubah sebuah negara, hal utama yang harus dirubah terlebih dahulu adalah mengubah diri sendiri menjadi lebih baik. Itulah tantangannya!!!            ~ ann~

"TRY NOT TO BECOME A MAN OF SUCCESS, BUT RATHER TRY TO BECOME A MAN OF VALUE"


          Albert Einstein
          Berikut adalah kata-kata bijak Albert Einstein:
Cobalah tidak untuk menjadi seseorang yang sukses, tetapi menjadi seseorang yang bernilai. [Albert Einstein]
Satu-satunya sumber pengetahuan adalah pengalaman. [Albert Einstein]
Terpuruk dalam masalah merupakan peluang hebat untuk kita. [Albert Einstein]
Agama tanpa ilmu adalah buta. Ilmu tanpa agama adalah lumpuh. [Albert Einstein]
Ketika anda berpacaran dengan cewek yang manis, satu jam seperti sedetik. Ketika anda duduk di atas tungku panas, sedetik serasa satu jam. Itulah relativitas. [Albert Einstein]
Hukum gravitasi tidak berlaku terhadap orang yang sedang jatuh cinta. [Albert Einstein]
Di tengah kesulitan selalu terdapat kesempatan. [Albert Einstein]
Hal terindah yang dapat kita alami adalah misteri. Misteri adalah sumber semua seni sejati dan semua ilmu pengetahuan. [Albert Einstein]
Nasionalisme adalah penyakit yang kekanak-kanakan. Itu adalah penyakit campak dari ras manusia. [Albert Einstein]
Orang yang tidak pernah berbuat salah adalah orang yang tidak pernah melakukan sesuatu. [Albert Einstein]